Cerita Saya

Translate

Kamis, 05 September 2013

Ternyata Bahagia Itu Sederhana Ya.....


Terkadang kita terlalu upyek* dalam mengartikan tentang kebahagiaan. Ada orang yang berfikir kebahagiaan tak bisa lepas dari materi, ada juga yang berfikir bahwa bahagia itu sederhana, bila gatal, garuk. (wkwkwk, jadi ingat slogannya, Galer)

Selasa, 03 September 2013

IBU,,,

Ini pengalaman pribadi ane,, hehe

Beberapa hari yang lalu, saya sempat di sindir oleh seorang rekan.
Waktu itu, saya sedang getol getol nya PDKT sama seorang rekan wanita (hoho). Hampir setiap hari saya antar jemput, trus gak ada berhenti henti nya yang namanya sms sama nelpon. Pokoknya seperti dunia hanya milik berdua. (lebay gak ya, haha)

Lagi asyiknya sms an, ada seorang rekan bilang gini, " Lho akhir akhir ini asyik bener, dapet gebetan baru ya?"
Pertanyaan tadi gak ane jawab, ane cuma bisa cengar cengir.
Trus dia bilang lagi begini, " Enyak lo dah di sms lom? Sekedar sms dah maem blum ma, gtu pa gimana,"
DHEEGGG.....

Seketika bayang wajah sang pujaan hati berubah menjadi wajah penuh kasih seorang Ibu. Terbayang peluhnya ketika lelah bekerja.


Gak nyangka aja, saya ternyata saat senang lupa akan kasih mama, saya lupa betapa kerasnya dulu beliau berjuang agar saya bisa tetap makan teratur, agar saya tetap bisa berangkat sekolah,

Sebenarnya kata - kata teman saya menyadarkan saya dari banyak hal.

Memberi Didalam Keterbatasan


Tak perlu menunggu mampu untuk bisa memberi. Ya! Itulah prinsip yang dipegang teguh oleh Bai Fang Li. Kisah hidupnya sangat inspiratif untuk kita.
Untuk ukuran seusianya, beliau bukan lah orang yang mudah menyerah oleh usia.

Semuanya berawal saat Bai Fang Li,

Senin, 02 September 2013

Something Impossible

Impossible is Nothing!!!!!!Really?

Pernahkah kita berfikir, bawasannya tidak ada yang tidak mungkin?
Ya!
Tidak ada yang tidak mungkin!
Lalu, suatu saat kita berfikir ternyata banyak hal yang benar benar impossible, hal yang jauh dari batas nalar kita. Sepintas kita anggap lalu, sampai kemudian kita berada saat benar benar dihadapkan pada situasi tersebut, berhadapan dengan Impossible. Sampai kita tertunduk lesu, dan mulai menyalahkan keadaan, diri, atau orang lain.
Masa tersebut adalah saat dimana kita benar benar harus berserah kepada Yang Maha Pencipta Impossible
( aneh gak ya, kata - katanya, hehe )
Dan ditengah tawakal  kita, kita tersadar bahwa impossible adalah IM POSSIBLE.